Saturday, May 26, 2012

Pantai Kukup Melodi Alam Gunungkidul


Pantai Kukup, Melodi Alam Gunungkidul

Pantai Kukup terletak di Desa Kemadang Kecamatan Tanjungsari Gunungkidul Yogyakarta. Dengan hamparan pasir putih yang merupakan ciri khas pantai-pantai di pesisir selatan pulau jawa, pantai Kukup menyajikan suatu pemandangan yang begitu asri. Hembusan angin pantai yang sepoi-sepoi membuat para pengunjung merasa nyaman berada di sini. Duduk bersantai di karang-karang yang kokoh berdiri menikmati irama debur ombak yang mendamaikan kalbu.


Pasir putih di sepanjang garis pantai Kukup, bersih mata memandang....


Di pantai Kukup ada sebuah karang yang menjorok ke laut terpisah dari daratan dengan jembatan yang terbentang. Jalan mendaki yang sengaja di buat sebagai akses ke karang tersebut semakin memanjakan para pengunjung.


Karang yang terhubung oleh sebuah jembatan. Mendekatkan diri ke dalam pelukan damai Pantai Kukup


Beberapa fasilitas yang terdapat di pantai Kukup antara lain : tempat parkir yang luas, sehingga para pengunjung tidak kebingungan untuk memarkir kendaraannya. Parkir ini terletak di pintu masuk agak jauh dari pantai sehingga pengunjung harus berjalan kaki untuk sampai di pinggir laut. Di kiri kanan jalan memasuki pantai kukup berjajar para pedagang yang menawarkan berbagai souvenir khas pantai, makanan-makanan laut dan ada juga biota laut termasuk ikan hias yang dapat dibeli dengan harga yang wajar.


Salah satu tempat beristirahat di atas karang yang berdiri kokoh di Pantai Kukup. Memperluas pandang ke hamparan ombak.


Untuk menjamin keselamatan para pengunjung, pihak pengelola menyiapkan armada SAR untuk memberikan pertolongan kepada yang membutuhkan sekaligus menginformasikan kondisi pantai, ombak dan datangnya biota laut berbahaya. Perlu diketahui dan diwaspadai oleh para pengunjung, bahwa di pantai ini kadang datang ubur-ubur di kawasan pantai yang jika menggigit akan menyebabkan keracunan. Tapi jangan khawatir, tim SAR akan menginformasikan datangnya ubur-ubur dan siap membantu jika ada pengunjung yang terlanjur terkena ubur-ubur. Sebenarnya ada cara pengobatan yang manjur, yaitu dengan mengoleskan bekas gigitan dengan getah kerang-kerangan yang banyak di jual di sana. Kemudian minum kopi pahit untuk mempercepat netralisasi racun. Jadi, jangan merasa takut bermain ombak di pantai kukup selama masih mematuhi peraturan yang di sampaikan oleh tim SAR melalui pengeras suara.


Mengintip pesona Pantai Kukup Gunungkidul


Untuk para pengunjung yang ingin bermalam di Pantai Kukup tak usah binggung. Di kawasan obyek wisata Pantai Kukup, ada penginapan PONDOK WISATA yang akan melayani para wisatawan yang ingin merasakan pemandangan malam di Kukup dengan harga terjangkau.

Selamat bersantai di Pantai Kukup, membangun istana pasir putih, merasakan gulungan ombak ramah kukup atau sekedar duduk menatap hamparan luas laut sambil mendengarkan alunan orkestra alam pantai Kukup.



sumber : http://www.wisatagunungkidul.com/2011/01/pantai-kukup-melodi-alam-gunungkidul.html

Friday, May 25, 2012

Video Compression


KOMPRESI VIDEO (VIDEO COMPRESSION)
Input ke algoritma kompresi video terdiri dari urutan gambar bitmap (untuk video digital). Terdapat dua teknik kompresi yaitu kompresi spatial dan kompresi temporal (dalam MPEG kompresi intra-frame dan inter-frame). Spatial dan temporal umumnya digunakan secara bersamaan.
KOMPRESI SPATIAL
Unsur kompresi sepasial video didasarkan pada penggunaan DCT. Pendekatan paling mudah yaitu menerapkan kompresi JPEG pada setiap frame, kompresi ini disebut sebagai kompresi gerakan JPEG atau MJPEG. Teknologi yang menggunakan kompresi spasial adalah DV. Kompresi DV menggunakan DCT dan kuantisasi subsequent untuk mengurangi jumlah data aliran video. Kompresi DV dimulai dengan chrominance sub-sampling dari bingkai dengan dimensi sama sebagai CCIR 601. Sub-sampling tergantung pada standar video (PAL atau NTSC) yang digunakan. Untuk NTSC (Dan DVCPRO PAL), sub-sampling 04:01:01 dengan penggunaan co-sited sampling, untuk format PAL DV 4:02:00 digunakan sebagai gantinya.
Terdapat sepasang proses tambahan pada kompresi DV yaitu DCT dan proses penataan ulang. DCT diterapkan pada 64 piksel dalam setiap blok. Pada bingkai yang statis transformasi ini diterapkan pada seluruh 8 × 8 blok, yang terdiri dari jalur alternatif dari bidang ganjil dan genap. Jika ada banyak gerak, blok dibagi menjadi dua 8 × 4 blok, masing-masing berubah secara independen. Hal ini menyebabkan kompresi lebih efisien. Pada proses penataan ulang, Aliran DV harus menggunakan persis 25 Mbits untuk setiap detik video, 14 byte yang tersedia untuk setiap 8 × 8 blok pixel. Hasil dari proses tambahan yaitu DV mampu mencapai kualitas gambar lebih baik pada 25 Mbits per detik dari MJPEG pada tingkat data yang sama.
KOMPRESI TEMPORAL
Alasan menggunakan kompresi temporal karena kompresi ini merupakan teknik kompresi yang baik dengan rasio yaitu kualitas yang sama atau lebih baik dari DV dan MJPEG. Pendekata naïf untuk kompresi temporal yang mengurangkan nilai setiap pixel dalam frame dari pixel yang sesuai pada frame sebelumnya, menghasilkan perbedaan frame. Perbedaan frame ini harus dimulai pada suatu posisi dengan frame yang spasial asli (intra-frame) yang terkompresi, sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk membedakan frame berikutnya. Frame tersebut disebut “I-pictures” (intra pictures). Sedangkan perbedaan frame yang menggunakan frame sebelumnya disebut “P-pictures” (predictive pictures).
MPEG-kompresor membagi setiap frame menjadi blok-blok 16x16 pixel yang dikenal dengan makroblok. Di samping perbedaan frame, yang dihasilkan dari kompresi tambahan yaitu gerak vector yang menggambarkan perpindahan prediksi makroblok antar frame. Ini dapat disimpan efisien namun vector gerak untuk macroblok kemungkinan serupa dengan vector gerak  untuk makroblok disampingnya. Jadi dengan menyimpan perbedaan antara vector gerak, kompresi tambahan, kompresi analog antar-frame, dapat tercapai.
MPEG-4 dan H.264/AVC
MPEG-4 adalah standar dari pengkodean untu sistem stream multimedia yang terdiri dari berbagai  jenis objek seperti objek video, gambar yang diam, animasi, tekstur, model 3D dan masih banyak lagi. MPEG-4 juga menyediakan cara penyusunan adegan-adegan dari setiap objek yang ada. Dari setiap object yang ada akan direpresentasikan secara optimal, dari semua yang bercampur   dan menjadi sebuah urutan frame video. Tidak hanya kompresi besar yang akan dicapai, namun juga akan membuat interaks dengan adegan yang ada menjadi lebih mudah, karena setiap objek mempertahankan identitas mereka sendiri.
H.264/AVC adalah versi terbaru dari MPEG-4 Bagian 2 yang sudah dioptimalkan. H.264/AVC adalah salah satu dari tiga codec yang harus menggunakan Blue-Ray (yang lainnya adalah MPEG-2, untuk kompatibilitas dengan DVD yang lebih tua, dan VC-1). Hal ini secara rutin mengklaim bahwa "H.264 dapat sesuai dengan kualitas MPEG-2 yang terbaik sampai dengan setengah data rate". Di antara perbaikan lainnya memberikan kontribusi pada peningkatan kinerja, H.264/AVC memungkinkan penggunaan yang berbeda untuk ukuran blok kompensasi gerak, sehingga daerah dengan sedikit perubahan dapat dikodekan secara efisien menggunakan blok besar (hingga 16 × 16 piksel), tetapi daerah yang melakukan perubahan dapat dibagi menjadi blok yang lebih kecil (turun ke 4 × 4 piksel), yang lebih cenderung menghasilkan kompresi, sambil menjaga kualitas gambar yang bergerak cepat di bagian frame. Selain itu, MPEG-4 Bagian 2, seperti MPEG-1, hanya memungkinkan frame perbedaan yang tergantung pada paling banyak satu sebelumnya dan satu frame berikutnya, H.264/AVC memungkinkan data dari tumpukan frame mana saja di film yang akan digunakan. (Film keseluruhan sehingga menjadi sumber blok piksel, yang dapat digunakan kembali ini) .B-frame bahkan mungkin tergantung pada B-frame yang lainnya. 
VIDEO CODEC LAINNYA
Dua codec video lainnya sangat penting praktis yang cukup besar: Windows Media 9 dan On2 codec V6 digunakan untuk Flash Video.
Windows Media adalah teknologi proprietary, dikembangkan oleh Microsoft. Video codec yang telah berkembang selama bertahun-tahun, dengan versi terbaru, WMV 9, menggabungkan banyak ide yang sama seperti H.264
On2 VP6 adalah salah satu dari serangkaian codec VPX yang diciptakan oleh On2 Technologies. On2 VP3 memiliki makna khusus: On2 Technologies diberikan lisensi untuk sebuah organisasi bernama Yayasan Xiph untuk digunakan bebas untuk tujuan apapun. Xiph Yayasan VP3 digunakan sebagai dasar Sumber Ogg Theora Buka codec, yang bebas digunakan untuk tujuan apapun, tidak seperti semua codec lain dijelaskan, yang dikenakan biaya lisensi untuk beberapa tujuan. Akibatnya, Ogg Theora secara luas didokumentasikan.
KUALITAS
Mana codec yang terbaik? Biasanya yang terbaik berarti mampu memproduksi gambar terbaik pada bit rate tertentu (atau rasio kompres tertinggi untuk kualitas yang sama). Namun kecepatan kompresi, kompleksitas dekompresi, atau ketersediaan software yang mendukung untuk memutar video hasil kompresi dengan codec tertentu mungkin lebih penting dari pada performa kompresi.
Kualitas video terkompresi pada bit rate tertentu yang dihasilkan oleh setiap codec akan berbeda dengan sifat dari sumber video dan juga dengan parameter untuk kompresi. Dalam hal apapun, penilaian kualitas bersifat subjektif.
Meskipun dapat menghasilkan kualitas yang sangat baik, WMV 9 dapat menjadi masalah pada sistem selain Windows, sehingga untuk memaksimalkan kompatibilitas, mungkin Anda lebih suka menggunakan H.264/AVC yang dapat dimainkan pada platform apapun.
Untuk melihat apa yang terjadi jika rasio kompresi didorong ke tingkat ekstrem yang tidak masuk akal. Sebagai contoh menggunakan kompresi H.264/AVC dengan rate hanya 256kbps. Gambar bergerak menjadi pecah, sementara latar belakang yang statis terlihat masih sama dengan aslinya. Gambar yang terlihat buram mungkin disebabkan oleh de-blocking filter.

Monday, January 3, 2011

PERKEMBANGAN MEMORI (RAM) MAKALAH


BAB I PENDAHULUAN

1.      LATAR BELAKANG
Perkembangan micro komputer, yang lebih sering disebut dengan PC (Personal Computer) yang sedemikian pesat, tentunya tidak lepas dari kebutuhan manusia akan informasi yang semakin banyak, tentu juga harus diolah dengan PC dan juga disokong perkembangannya, khususnya teknologi perangkat keras, perangkat lunak, serta fungsi atau algoritma yang digunakan dalam memproses informasi yang diolah tersebut.
Apabila kita cermati saat ini kita berada pada masa dimana PC telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Jika pada awal ditemukannya, PC masih dianggap sebagai barang mahal dan susah mendapatkannya, kini hampir semua orang sudah memilikinya. Bisa dikatakan, orang yang tidak mengenal komputer akan dicap sebagai orang yang gagap teknologi.
Jika pada saat itu PC yang diotaki oleh prosessor Intel 8088 hanya mampu berjalan dengan kecepatan 4,77 MHz yang digunakan untuk menggerakkan program pengolah kata dalam pembuatan dan editing dokumen, spreadsheet sederhana untuk mengerjakan pekerjaan akuntansi maupun bisnis, dan program database sederhana serta sedikit program pendidikan dan game yang juga masih sangat sederhana. Kini PC yang diotaki Intel Core series mampu berlari dengan kecepatan 3GHz, bahkan Intel akan mengeluarkan Intel Core i9 dimana dengan teknologinya ia membuat lebih kecil ukuran proscessornya yaitu 32 nm bayangkan sekecil apa itu? dan di imbanginya dengan menerapkan L3 Untuk pemrosesanya memiliki L3 12 MB, secepat apa itu?
Namun perkembangan kemampuan PC tidak selalu ditentukan oleh perkembangan prosessor semata. Masih ada faktor lainnya, seperti teknologi chipset, memori, kartu VGA, perangkat media simpan, dan sebagainya. Semua perangkat saling berkembang, berevolusi ke arah yang lebih baik untuk bersama - sama membangun sistem PC yang tangguh.
Perkembangan kemampuan prosessor yang pesat tentunya harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan memori. Sebagai penampung data / informasi yang dibutuhkan oleh prosessor sekaligus sebagai penampung hasil dari perhitungan yang dilakukan oleh prosessor, kemampuan memori dalam mengelola data tersebut sangatlah penting. Percuma saja sebuah sistem PC dengan prosessor berkecepatan tinggi apabila tidak diimbangi dengan kemampuan memori yang sepadan.
Ketidak tepatan perpaduan kemampuan prosessor dengan memori dapat menyebabkan inefisiensi bagi keduanya. Katakanlah kita memiliki prosessor yang mampu mengolah arus data sebanyak 100 instruksi per detiknya, sementara kita memiliki memori dengan kemampuan menyalurkan data ke prosessor sebesar 50 instruksi per detiknya. Lalu apa yang terjadi? Sistem akan mengalami bottleneck. Prosessor harus menunggu data dari memori. Instruksi yang seharusnya dapat dikerjakan dalam waktu 1 detik menjadi 2 detik karena kemampuan memori yang terbatas.

2.      PERUMUSAN MASALAH
1.      Apa saja jenis RAM yang beredar?
2.      Apa arti istilah-istilah pada RAM?
3.      Apa saja bagian-bagian dari RAM?
4.      Apa fungsi utama RAM pada PC?

3.      TUJUAN MAKALAH
Tujuan pembuatan makalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Perakitan dan Instalasi Komputer.
4.      MANFAAT MAKALAH
Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak, khususnya kepada mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai perkembangan jenis ram dan komponen-komponen di dalamnya. Manfaat lain dari penulisan makalah ini adalah dengan adanya penulisan makalah ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan bacaan untuk mempelajari lebih tentang ram.
BAB II PEMBAHASAN

1.      SEJARAH PERKEMBANGAN JENIS RAM
 Seiring dengan perkembangan kemampuan prosessor, kemampuan memori juga berkembang. Berikut merupakan perkembangan jenis memori beserta sedikit penjelasan singkatnya.

1.      R A M
         RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar - besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).

2.      D R A M
         Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.


Gambar memori DRAM.



3.      FP RAM
         Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini "DRAM" saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya.       
Memori FPM ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 286, 386 serta sedikit 486.

4.      EDO RAM
         Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.
Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.

5.      SDRAM PC66
        Pada peralihan tahun 1996 - 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.
         Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 - P266MMX) maupun kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66. 


Gambar memori SDDRAM PC66.


6.      SDRAM PC100
         Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini kemudian dikenal dengan sebutan PC100.
                     Dengan menggunakan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC100 mempunyai access time sebesar 8ns, lebih singkat dari PC66. Selain itu memori PC100 mampu mengalirkan data sebesar 800MB per detiknya.           
                     Hampir sama dengan pendahulunya, memori PC100 telah membawa perubahan dalam sistem komputer. Tidak hanya prosessor berbasis Slot 1 saja yang menggunakan memori PC100, sistem berbasis Soket 7 pun diperbarui untuk dapat menggunakan memori PC100. Maka muncullah apa yang disebut dengan sistem Super Soket 7. Contoh prosessor yang menggunakan soket Super7 adalah AMD K6-2, Intel Pentium II generasi akhir, dan Intel Pentium II generasi awal dan Intel Celeron II generasi awal.          


Gambar memori SDDRAM PC100.

7.      DR DRAM
         Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat mahal.


Gambar memori DR DRAM.



8.      RDRAM PC800
         Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.
         Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.          

Gambar memori RDRAM PC800.

9.      SDRAM PC133
         Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.   


Gambar memori SDRAM PC133.
10.  SDRAM PC150
         Perkembangan memori SDRAM semakin menjadi - jadi setelah Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.        
         Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.        


Gambar memori SDRAM PC150.


11.  DDR SDRAM
         Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.     
                     Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 - 133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 - 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.     


Gambar memori DDR SDRAM.

12.  DDR RAM
         Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.
         Perbedaan DDR2 dengan DDR




13.  DDR2 RAM
        Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.
        Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.
        Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.
        Teknologi DDR2 sendiri lebih dulu  digunakan pada beberapa perangkat antarmuka grafik, dan baru pada akhirnya diperkenalkan penggunaannya pada teknologi RAM. Dan teknologi DDR2 ini tidak kompatibel dengan memori DDR sehingga penggunaannya pun hanya bisa dilakukan pada komputer yang memang mendukung DDR2.


14.  DDR3 RAM

 RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800–1600 MHz. Pada clock 400–800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400–1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200–600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM.
Perbandingan DDR2 dengan DDR3:
                
                        Perbandingan DDR1, DDR2, dan SDR SDRAM:
                






2.      ISTILAH-ISTILAH RAM
Begitu banyak nama dan istilah spesifik digunakan pada RAM. Kadang dapat membingungkan. Tapi tidak jadi masalah, setelah Anda membaca penjelasan singkatnya berikut. Ini dapat dijadikan panduan, setidaknya untuk membaca spesifikasi dan memperhitungkan dengan kemampuan produk yang bersangkutan.
Speed
            Speed atau kecepatan, makin menjadi faktor penting dalam pemilihan sebuah modul memory. Bertambah cepatnya CPU, ditambah dengan pengembangan digunakannya dual-core, membuat RAM harus memiliki kemampuan yang lebih cepat untuk dapat melayani CPU.
            Ada beberapa paramater penting yang akan berpengaruh dengan kecepatan sebuah memory.

Megahertz
             Penggunaan istilah ini, dimulai pada jaman kejayaan SDRAM. Kecepatan memory, mulai dinyatakan dalam megahertz (MHz). Dan masih tetap digunakan, bahkan sampai pada DDR2.
            Perhitungan berdasarkan selang waktu (periode) yang dibutuhkan antara setiap clock cycle. Biasanya dalam orde waktu nanosecond. Seperti contoh pada memory dengan aktual clock speed 133 MHz, akan membutuhkan access time 8ns untuk 1 clock cycle.
            Kemudian keberadaan SDRAM tergeser dengan DDR (Double Data Rate). Dengan pengembangan utama pada kemampuan mengirimkan data dua kali lebih banyak. DDR mengirimkan data dua kali dalam satu clock cycle.
            Kebanyakan produk mulai menggunakan clock speed efektif, hasil perkalian dua kali data yang dikirim. Ini sebetulnya lebih tepat jika disebut sebagai DDR Rating.
            Hal yang sama juga terjadi untuk DDR2. Merupakan hasil pengembangan dari DDR. Dengan kelebihan utama pada rendahnya tegangan catudaya yang mengurangi panas saat beroperasi. Juga kapasitas memory chip DDR2 yang meningkat drastis, memungkinkan sebuah keping DDR2 memiliki kapasitas hingga 2 GB. DDR2 juga mengalami peningkatan kecepatan dibanding DDR.

PC Rating
            Pada modul DDR, sering ditemukan istilah misalnya PC3200. Untuk modul DDR2, PC2-3200. Dari mana angka ini muncul?
            Biasa dikenal dengan PC Rating untuk modul DDR dan DDR2. Sebagai contoh kali ini adalah sebuah modul DDR dengan clock speed 200 MHz. Atau untuk DDR Rating disebut DDR400. Dengan bus width 64-bit, maka data yang mampu ditransfer adalah 25.600 megabit per second (=400 MHz x 64-bit). Dengan 1 byte = 8-bit, maka dibulatkan menjadi 3.200MBps (Mebabyte per second).  Angka throughput inilah yang dijadikan nilai dari PC Rating. Tambahan angka "2", baik pada PC Rating maupu DDR Rating, hanya untuk membedakan antara DDR dan DDR2.

CAS Latency
            Akronim CAS berasal dari singkatan column addres strobe atau column address select. Arti keduanya sama, yaitu lokasi spesifik dari sebuah data array pada modul DRAM.
            CAS Latency, atau juga sering disingkat dengan CL, adalah jumlah waktu yang dibutuhkan (dalam satuan clock cycle) selama delay waktu antara data request dikirimkan ke memory controller untuk proses read, sampai memory modul berhasil mengeluarkan data output. Semakin rendah spesifikasi CL yang dimiliki sebuah modul RAM, dengan clock speed yang sama, akan menghasilkan akses memory yang lebih cepat.





3.      BAGIAN RAM
Secara fisik, komponen PC yang satu ini termasuk komponen dengan ukuran yang kecil dan sederhana. Dibandingkan dengan komponen PC lainnya.
Sekilas, ia hanya berupa sebuah potongan kecil PCB, dengan beberapa tambahan komponen hitam. Dengan tambahan titik-titik contact point, untuk memory berinteraksi dengan motherboard. Inilah di antaranya.

PCB (Printed Circuit Board)
Pada umumnya, papan PCB berwana hijau. Pada PCB inilah beberapa komponen chip memory terpasang.
PCB ini sendiri tersusun dari beberapa lapisan (layer). Pada setiap lapisan terpasang jalur ataupun sirkuit, untuk mengalirkan listrik dan data. Secara teori, semakin banyak jumlah layer yang digunakan pada PCB memory, akan semakin luas penampang yang tersedia dalam merancang jalur. Ini memungkinkan jarak antar jalur dan lebar jalur dapat diatur dengan lebih leluasa, dan menghindari noise interferensi antarjalur pada PCB. Dan secara keseluruhan akan membuat modul memory tersebut lebih stabil dan cepat kinerjanya. Itulah sebabnya pada beberapa iklan untuk produk memory, menekankan jumlah layer pada PCB yang digunakan modul memory produk yang bersangkutan.

Contact Point
Sering juga disebut contact finger, edge connector, atau lead. Saat modul memory dimasukkan ke dalam slot memory pada motherboard, bagian inilah yang menghubungkan informasi antara motherboard dari dan ke modul memory. Konektor ini biasa terbuat dari tembaga ataupun emas. Emas memiliki nilai konduktivitas yang lebih baik. Namun konsekuensinya, dengan harga yang lebih mahal. Sebaiknya pilihan modul memory disesuaikan dengan bahan konektor yang digunakan pada slot memory motherboard. Dua logam yang berbeda, ditambah dengan aliran listrik saat PC bekerja lebih memungkinkan terjadinya reaksi korosif.
Pada contact point, yang terdiri dari ratusan titik, dipisahkan dengan lekukan khusus. Biasa disebut sebagai notch. Fungsi utamanya, untuk mencegah kesalahan pemasangan jenis modul memory pada slot DIMM yang tersedia di motherboard. Sebagai contoh, modul DDR memiliki notch berjarak 73 mm dari salah satu ujung PCB (bagian depan). Sedangkan DDR2 memiliki notch pada jarak 71 mm dari ujung PCB. Untuk SDRAM, lebih gampang dibedakan, dengan adanya 2 notch pada contact point-nya.
DRAM (Dynamic Random Access Memory)
            Komponen-komponen berbentuk kotak-kotak hitam yang terpasang pada PCB modul memory inilah yang disebut DRAM. Disebut dynamic, karena hanya menampung data dalam periode waktu yang singkat dan harus di-refresh secara periodik. Sedangkan jenis dan bentuk dari DRAM atau memory chip ini sendiri cukup beragam.

Chip Packaging         
            Atau dalam bahasa Indonesia adalah kemasan chip. Merupakan lapisan luar pembentuk fisik dari masing-masing memory chip. Paling sering digunakan, khususnya pada modul memory DDR adalah TSOP (Thin Small Outline Package). Pada RDRAM dan DDR2 menggunakan CSP (Chip Scale Package). Beberapa chip untuk modul memory terdahulu menggunakan DIP (Dual In-Line Package) dan SOJ (Small Outline J-lead).

DIP (Dual In-Line Package)  
            Chip memory jenis ini digunakan saat memory terinstal langsung pada PCB motherboard. DIP termasuk dalam kategori komponen through-hole, yang dapat terpasang pada PCB melalui lubang-lubang yang tersedia untuk kaki/pinnya. Jenis chip DRAM ini dapat terpasang dengan disolder ataupun dengan socket. SOJ (Small Outline J-Lead) Chip DRAM jenis SOJ, disebut demikan karena bentuk pin yang dimilikinya berbentuk seperti huruh "J". SOJ termasuk dalam komponen surfacemount, artinya komponen ini dipasang pada sisi pemukaan pada PCB.

TSOP (Thin Small Outline Package) 
            Termasuk dalam komponen surfacemount. Namanya sesuai dengan bentuk dan ukuran fisiknya yang lebih tipis dan kecil dibanding bentuk SOJ.

CSP (Chip Scale Package)     
            Jika pada DIP, SOJ dan TSOP menggunakan kaki/pin untuk menghubungkannya dengan board, CSP tidak lagi menggunakan PIN. Koneksinya menggunakan BGA (Ball Grid Array) yang terdapat pada bagian bawah komponen. Komponen chip DRAM ini mulai digunakan pada RDRAM (Rambus DRAM) dan DDR.



4.      FUNGSI RAM
Yang disebut memory pada PC, sebetulnya mengacu pada RAM (Random Access Memory). Sebuah komputer membutuhkan RAM untuk menyimpan data dan instruksi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah perintah (task). Data ataupun instruksi yang tersedia pada RAM memungkinkan processor atau CPU (Central Processing Unit) untuk mengaksesnya dengan cepat.
   Saat CPU membuka sebuah program aplikasi dari harddisk-seperti word processing, spreadsheet, ataupun game-ia akan me-loading-nya ke memory. Hal ini memungkinkan aplikasi bekerja lebih cepat dibandingkan harus mengakses langsung ke harddisk yang memang jauh lebih lambat.
   Sebab harddisk memang bertugas sebagai storage data, bukan sebagai memory. Dengan mengakses data ataupun aplikasi yang tersedia di RAM, mempercepat PC Anda dalam menyelesaikan tugasnya.
Analogi sederhana untuk mengerti hal ini, lebih mudah jika mengambil pada kegiatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya pada lingkungan kerja. Di mana ada meja kerja, dan sebuah lemari arsip. Lemari arsip dapat diandaikan layaknya harddisk, di mana tersedia berkas-berkas dan informasi yang dibutuhkan. Saat mulai bekerja, berkas-berkas informasi akan dikeluarkan dari dalam lemari ke meja kerja. Ini untuk memudahkan dan mempercepat akses ke informasi yang dibutuhkan. Maka, meja kerja dapat dianalogikan sebagai memory pada PC.
Dengan analogi sederhana tersebut, tentunya Anda sudah dapat membayangkan perbedaan kecepatan akses, antara memory dan harddisk. Juga sudah terbayang, pentingnya ketersediaan jumlah RAM yang mencukupi untuk dapat melayani data dan informasi yang dibutuhkan oleh CPU.
BAB III PENUTUP

1.                  KESIMPULAN
Jika dicermati, perkembangan memori mengarah pada peningkatan kemampuan memori dalam mengalirkan data baik dari dan ke prosessor maupun perangkat lain. Baik itu peningkatan access time maupun lebar bandwidth memori.
Selain itu, peningkatan kapasitas memori juga berkembang. Jika dulu, dengan sistem 8088, memori 1MB dalam satu keping memori sudah sangat mencukupi, kini bahkan beberapa perusahaan membuat kapasitas memori sebesar 2GB dalam satu kepingnya.

2.                  SARAN
Kegunaan RAM kini sangat di butuhkan sekali oleh komputer dengan spesifikais tinggi, untuk server website, seperti penggunakan RAM pada server situs website gokil.com dimana menggunakan memory sebanyak 4 keping dengan ukuran 1GB, perkepingnya, jumlah ini akan terus bertambah sering waktu, dimana kebutuhkan akan akses ke server website tersebut makin di butuhkan ketika jumlah pengunjung meningkat.
RAM dibuat untuk mengimbangi kebutuhan prosesor yang semakin canggih. Sebaiknya ketika prosesor diupgrade, RAM juga diupgrade, sehingga PC akan bekerja secara optimis.


DAFTAR PUSTAKA